Muliakanlah Anak-anakmu - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Senin, 18 Juli 2016

Muliakanlah Anak-anakmu

SuamiBijak.com - Berbahagialah bagi pasangan yang sudah memiliki anak. Ini adalah kado terisitimewa melebihi dari kado-kado pemberian dari kawan kerabat sewaktu melaksanakan prosesi walimah nikah. Banyak sekali yang menginginkan keturunan, namun tak sedikit diantara kita yang belum mendapatkannya. Semoga amanah dari Allah ini segera diberikan kepada sahabat semua yang belum memilikinya. Aamiin.


Mempunyai anak adalah amanah. Tidak serta merta setelah kita diamanahinya lalu lepas tanggungjawab. Amanah harus dijaga, tugas kita yang diamanahinya adalah dengan menjaga, melindungi, merawat. Karena suatu saat sang pemiliknya akan mengambilnya kembali. Begitu pun dengan anak. Kita diamanahi Allah untuk memiliki anak hanya beberapa waktu saja; semenit, sejam, sebulan, atau beberapa tahun saja. Karena jika sudah waktunya, anak kita akan segera diambil  Yang Maha Memiliki. Kita hanya “merasa” memilikinya saja. Bukan pemilik penuh. Sementara.

Lalu kenapa sedemikian banyak orang yang getol ingin sekali mempunyai anak? Bahkan minta do’a kepada tokoh agama; ulama, kyai, ajengan, ustad. Atau mengonsumsi obat penyubur. Dan banyak lagi ikhtiar/usaha untuk mendapatkannya.

Ternyata, inilah alasan yang sangat mendasar. Jika anak adalah amanah, dan menjaga amanah adalah perkara yang sangat luar biasa. Maka, pasti ada sesuatu yang sangat luar biasa pula.

Anak sebagai Penghalang Neraka

Sungguh mulia bagi orang tua yang memuliakan anak-anaknya. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Muliakanlah anak-anakmu! Sesungguhnya memuliakan anak-anak adalah menjadi sebab penghalangnya dirimu dari Neraka.”

Manusia adalah tempatnya dosa dan kesalahan. Siapapun pernah melakukannya. Tempat bagi para pendosa dan pembuat kesalahan adalah Neraka. Sungguh dahsyat hadiah bagi para pelaku dosa. Na’udzubillahi min dzalik.

Namun, Rasulullah memberikan peluang kepada kita untuk mengusahakan diri supaya tidak terjerumus pada lubang kesalahan, apalagi harus berdiam diri di tempat yang tidak ada nikmat secuil pun. Memuliakan anak-anaklah, salah satunya.

Ada lautan hadiah terindah dari ladang memuliakan anak-anak. Ada ilmu tak bertepi ketika orang tua memuliakan anak-anaknya. Uniknya, setiap orang tua mempunya pengalaman yang berbeda-beda ketika menjalani proses mendidik anak-anaknya. Karena sejatinya orang tualah yang dididik oleh anak-anaknya.

#parenting
#keluargasamara



1 komentar:

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.