Nafkahi Batin Anak Yatim dengan Menjadi Ayahnya - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Selasa, 02 Agustus 2016

Nafkahi Batin Anak Yatim dengan Menjadi Ayahnya

SuamiBijak.com - - - Seorang tamu silaturahmi ke rumah saya, ustad muda yang memiliki beberapa puluh santri dan ratusan jemaah. Lama sekali saya tak bertemu dengan Ustad berjenggot tebal ini. Banyak sekali perjalanan hidup yang dikisahkan, termasuk dengan urusan yang cukup "sensitif" bagi masyarakat, Poligami.

Beliau mengisahkan ihwal mengapa ia berani poligami, beristri lebih dari satu. Bagi saya urusan poligami biasa saja, bukan berarti karena sama-sama lelaki, urusan poligam ya urusan hukum syariat. Karena perkara ini diperbolehkan, bahkan bisa juga wajib. Nah lo...

Ustad yang berdomisili di Bandung ini berkisah bagaimana sampai menikahi anak dari seorang Kyai. Awalnya, si calon istri menulis status undangan di sebuah group facebook. Mengundang seluruh jamaah ayahnya dalam acara haul ibunya. Ustad berjenggot ini hadir sama halnya dengan jamaah lainnya. Namun, selepas prosesi acara haul-an selesai, Ustad ini tak langsung pulang, melainkan ngobrol sama Kyai (ayah dari calon istri).

Tak berniat mengurangi adab tatakrama, Ustad berparas tampan ini menanyakan ihwal status anak Kyai tersebut.

"Jika Ustad mau, silakan saja. Nanti saya bicarakan sama yang bersangkutan," kata-kaa Kyai sangat menohok sang Ustad.

"Kapan, Kyai?"

"Terserah Ustad,"

Selang beberapa hari, Ustad kelahiran Banyumas ini mengajak salah seorang Habib untuk mengantarkan niat mengkhitbah anak Kyai.

"OK. Kapan?" tanya sang Habib.

"Sore nanti," jawabnya mantap.

Sorenya Ustad, Habib dan temannya berangkat ke Soreang, Bandung. Dengan tujuan mengkhitbah. Tak dinyana, saudara calon istri kurang begitu menyetujui jika sepupunya itu dijadikan istri kedua.

"Biasanya kalau ustad poligami, kalau udah nambah dua, pasti nyari yang ketiga!" kata saudaranya.

"Nggak apa-apa, saya ridho!" mantap anak Kyai itu.

Ba'da Maghrib menjadi saksi buat mereka, perjalinan kasih diantara dua insan untuk menggapai ridha illahi dan menjalankan sunnah Rasulullah.

Santuni Tiga Anak Yatim

Menyantuni anak yatim sangat luas, tidak terbatas dan tidak kaku. Menikahi perempuan yang ditinggal mati suaminya, apalagi meninggalkan tiga anak-anaknya merupakan salah satu dari ikhtiar menyantuni anak yatim.


Sebenarnya banyak hikmah jika kita tahu latar belakang hidup dan kehidupan seseorang, tentunya dengan menyikapi dengan bijak. Hal inilah yang melatarbelakangi teman saya yang ustad ini. Ia menikahi anak Kyai itu tak lain berusaha menjaga martabat dan meneruskan perjuangan dakwah suaminya. Juga menyantuni ketiga anak-anaknya.

Banyak cara untuk membangun Keluarga Samara, SAkinah, MAwaddah, waRAhmah.

Salam Keluarga Bijak,

Suami Bijak


#KisahNyata

Ket. Gambar: Ustad Arifin Ilham bersama kedua istrinya.

Sumber gambar di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.