Jawaban Bijak Habib Lutfi bagi Suami Istri yang Ingin Segera Punya Momongan - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Jumat, 18 November 2016

Jawaban Bijak Habib Lutfi bagi Suami Istri yang Ingin Segera Punya Momongan

Salah satu majalah yang saya baca, ada pertanyaan yang sangat menarik dan sekiranya bakal bermanfaat bagi Shabat Bijakers.

Secara gamblangnya, seorang istri yang belum dikaruniai momongan meminta solusi kepada Habib Lutfi bin Yahya perihal dirinya untuk segera mempunyai keturunan.


Berikut saya tuliskan kembali jawaban bijak dari Habib Lutfi bin Yahya:

Yang pertama ingin saya tegaskan, anugerah momongan adalah hak Allah SWT. Tidak mesti orang yang baru menikah setahun atau dua tahun akan langsung hamil dan punya anak.

Ingin segera anak, boleh-boleh saja. Namun, yang bisa kita lakukan hanya berusaha sambil terus berdoa. Masalah hasilnya, serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

Yang penting, Ananda dan suami jangan putus asa. Jaga selalu keharmonisan keluarga, agar teteap dalam kondisi sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Tetap saling menyayangi dan menghormati suami, dan keluarga.
Nanti, kalau sudah tiba waktunya, Insya Allah sang jabang bayi pun akan datang.



Habib Lutfi pun Menunggu 8 tahun

 

Perlu Ananda ketahui, saya sendiri juga baru dianugerahi anak pertama setelah 8 tahun menikah. Namun, itulah rahasia dan kehendak Allah SWT. Alhamdulillah, setelah anak pertama lahir, berturut-turut saya dianugerahi empat anak lagi.

Meski tetap pasrah dan sabar menanti, menurut saya tidak ada salahnya Ananda merikhtiar secara lahiriah tanpa meninggalkan syariat, dnganmelakukan pemeriksaan medis. 

Karena ikhtiar juga merupakan ibadah yang akan menambah pahala. Meski kita semua mengharapkan hasilnya terbaik, jika senadainya nanti ditemukan penyakit pu, misalnya, Ananda tidak perlu berkecil hati.


Sikap terbaik kala kita sedang diuji dengan penyakit adalah ridha dan ikhlas. Keridhaan tersebut akan menjadi ibadah yang pahalanya besar.


Namun, demikian, akan lebih baik dan menambah pahala jika kita dalam sikap yang teteap ridha dan ikhlas, tetap melakukan ikhtiar berobat dengan jalan yang dibenarkan syariat, seperti medis dan pengobatan alternatif.


Berobat secara medis, jika diiringan dengan iman, juga akan menambah ma’rifatullah dan iman tauhid kita.


Kita akan semakin memahami bahwa dokter dan obat-obatan bukanlah Tuhan, melainkan hanya wasilah atau sarana pertolongan Tuhan. 


Mereka hanya diberi kelebihan mengobati, namun Allah Ta’ala-lah yang mempunyai kekuasaan untukmenyembuhkan.


Hati-hati! Takut Musyrik!!!

Perlu Ananda ingat, tanpa diiringi iman, berobat bisa menjerumuskan kita pada kemusyrikan.
Jika kita meyakini bahwa dokter atau obat-obatan bisa menyembuhkan penyakit, jelas kita telah melakukan perbuatan syirik.


Asri Medical Center

Berobat bisa diibaratkan sebagai usaha mencari kunci pembuka gudang anugerah Allah berupa kesehatan. Jika ketetapan Allah menghendaki kita menemukan kunci yang pas, kesembuhan pun akan menghampiri diri kita.


Selain ikhtiar medis, yang saya sarankan di atas, ada baiknya juga Ananda mencoba resep tradisional berikut, yang insya Allah akan menambah kesuburan:


  • Tiga hari sebelum datang bulan, makanlah kecambah atau tauge kacang ijo sebagai lalapan makan siang. Lakukan hal itu selama tiga hari berturut-turut sampai tiba waktunya datang bulan.
  • Selama haid hentikan makan lalapan kecambah. 
  • Begitu suci, ikhtiar makan kecambah itu dilanjutkan kembali, namun waktunya diubah menjadi pagi hari atau saat sarapan.
  • Lakukan upaya tersebut selama tiga bulan berturut-turut. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan keinginan Ananda untuk segera punya momongan.
Untuk mendapatkan keturunan pun perlu perjuangan. Semoga perjuangan Shabat Bijakers yang ingin mempunyai momongan segera dianugerahi Allah Ta'ala. Aamiin. [@suamibijakcom]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.