Lewati 1 Pintu ini, Jika Ingin Meraih Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Minggu, 06 November 2016

Lewati 1 Pintu ini, Jika Ingin Meraih Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah

Salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada kita dalam kehidupan ini, ialah bahwa Allah memberikan dan menciptakan sesuatu serba berpasang-pasangan.

Maha suci Allah yang telah memberikan segala seuatu itu serba berpasang-pasangan. Siang berhadapan dengan malam, benar berhadapan dengan salah, dan laki-laki berhadapan dengan perempuan. Setelah Allah menciptakan segala sesuatu itu sebagai berpasangan, maka Allah menetapkan aturan main untuk mengatur makhluk sebagai berpasangan.

Kita pun maklum, jika tidak ada aturan, maka bersiaplah untuk kekacauan.Bayangkan, jika sekolah tidak usah pakai aturan, tentu akan kacau. Bikin organisasi tanpa aturan, tentu kacau pula. Demikian daripada kehidupan ini, kalau tanpa ada aturan, tentu kekacauan yang akan timbul.

Allah mencitakan manusia. Allah tahu benar kemampuan maksimal manusia. Oleh sebab itu, aturan permainan yang diturunkan Allah tentu sesuai benar dengan kemampuan manusia.

Contoh kecil, pabrik mobil di Jepang bikin mobil bermerk Daihatsu. Seiring dengan itu, dia keluarkan buku pertunjuknya. Mobil ini namanya anu dengan kecepatan sekian km/jam, dengan daya angkut maksimal sekian ratus kilogram. Kalau rusak? Cara memperbaikinya begini dan onderdilnya pun begini. Karena pabriknya yang membuat mobil, lalu pabriknya sendiri yang mengeluarkan petunjuk. Sudah tentu, buku petunjuk itu sesuai benar dengan mobilnya. Dan tidak bisa, kita punya mobil buatan Jepang rusak, lalu kita perbaiki menggunakan buku petunjuk yang dikeluarkan oleh pabrik mobil Indonesia. Jelas mobil bukan tambah baik, malah tambah hancur.

Kalau manusia menginginkan suatu hidup yang baik. Tidak ada pilihan lain, dia harus mengikuti aturan yang diturunkan yang dibuat oleh yang Pencipta manusia. Dan aturan itu telah turun dalam bentuk Agama Islam yang kita cintai ini.

Laki-laki dihiasai dengan perasaan senang, cinta kepada perempuan. Itu biasa, normal, wajar. Tapi, lalu Allah menurunkan aturan permainan. Yang kalau aturan permainan itu dilanggar, akan membawa kerugian bagi manusisa itu sendiri.

Jika laki-laki senang dengan perempuan, itu normal. Agama membuat aturan. Silakan senang, tetapi melewati satu pintu yang disebut NIKAH.

Kalau peraturan itu diabaikan, yang rugi manusia itu sendiri. Misalnya, PLN mengeluarkan pengumuman yang isinya," NANTI MALAM MULAI JAM 18.00 SAMPAI SHUBUH AKAN PEMADAMAN SECARA TOTAL."
Kita ingat, "nanti malam nih kita giliran ronda." Pagi-pagi sudah kita siap beli batu batre, kita masukan ke lampu senter. Dari sejak kita beli sampai sore, itu batre kita soroti terus. Tentu setelah sore, batu betre itu soak. Datang malam, berangkat kita ronda itu batre sudah soak. Apa sebabnya? Belum waktunya, sudah disoroti terus.

Sekarang kalau ada orang  yang belum masuk pintu pernikahan, nafsu seksnya diobral terus. Itu kan sama juga datang malam, batrenya sudah disoroti terus. Nanti masuk pernikahan, soak. Berhadapan dengan istrinya udah nggak bisa apa-apa, cuma bisa nyengir aja. Yang rugi ya manusianya sendiri.

Itulah sebabnya Allah mengatur melalui satu pintu dengan Pernikahan.

Semoga satu pintu ini kita lalui untuk meraih keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.