Batasan Aurat Laki-laki dan Perempuan Beserta Hikmahnya - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Senin, 05 Desember 2016

Batasan Aurat Laki-laki dan Perempuan Beserta Hikmahnya

Aurat berarti suatu kekurangan. Dinamakan demikian karena jika perempuan terbuka auratnya, maka akan tampaklah kekurangannya. Sedangkan menurut syar’i hukum fiqih, aurat adalah perkara yang wajib untuk ditutup, dan haram untuk dilihat.

Aurat bagi perempuan berbeda dengan aurat laki-laki. batasan aurat laki-laki lebih longgar. Aurat laki-laki dalam pandangan perempuan adalah antara pusar dan lutut.

Sedangkan aurat perempuan dalam pandangan laki-laki ajnabi (bukan mahramnya) adalah semua badannya kecuali wajah dan tangan.
 Batasan Aurat Laki-laki dan Perempuan Beserta Hikmahnya


Lantas apa hikmahnya?

Diantara hikmah dari ketentuan tersebut adalah karena reaksi pandangan laki-laki terhadap perempuan umumnya berbeda dengan pandangan perempuan terhadap laki-laki.

Umumnya, seorang laki-laki dapat terangsang hanya dengan satu pandangan seorang perempuan. Tapi, tidak demikian dengan halnya perempuan. Perempuan pada umumnya tidak terangsang hanya memandang seorang laki-laki. Oleh karena itu, aurat perempuan dalam pandangan laki-laki lebih tetutup.

Zaman sekarang, kita banak melihat muslimah yang membuka auratnya, dengan tidak berjilbab. Jangan heran jika kemudian, banyak sekali pemerkosaan atau pelecehan terhadap perempuan itu sendiri. Sebabnya adalah karena perempuan itu sendiri yang membuka pintu dengan membuka aurat mereka dan tidsak berpakaian sesuai dnegan anjuran agama.

Terkadang mereka merasa, pandangan laki-laki terhadap mereka sama seperti mereka memandang laki-laki, yaitu tidak timbulnya rangsangan syahwat. Kemudian dengan santainya mereka berpakaian layaknya laki-laki. Mereka lupa, mereka adalah fitnah (ujian) terbesar bagi kaum Adam.

“Tidaklah aku tinggalkan suatu fitnah yang lebih membahayakan kepada kaumlaki-laki umatku lebih dari fitnah berupa perempuan.” (Muttafaq ‘Alaih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.