Puisi Keluarga: Aku Putuskan Memilihmu - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Jumat, 30 Desember 2016

Puisi Keluarga: Aku Putuskan Memilihmu

SuamiBijak.com - Romantis dalam keluarga tidak hanya diungkapkan secara ucapan lisan yang mendayu-dayu. Membuncahkan rasa bisa lewat puisi nan indah. Apalagi dibacakan di depan suami atau istri.

Berikut puisi keluarga karya istri saya. Saya kutip dari blog istri yang sudah lama tidak diurus. Untuk menyimpannya kembali, saya tulis kembali puisi penuh cinta ini yang ditulis pada tanggal 27 Juni 2010:

Silakan membaca dengan hati-hati dan pakai hati, dengan iringan lagu yang menyayat hati

Selamat Membaca!!!


Lima bulan yang lalu: Aku putuskan memilihmu


aku putuskan memilihmu
karena taqdir
karena kita berbeda
karena kau bak Sang Raja:
--- yang tak lelah memimpin kerajaannya

lima bulan yang lalu
aku putuskan memilihmu
karena kita sepakat
merangkai untaian kasih suci
menghimpun rasa yang berserak
--- menaruh harapan indah di depan

lima bulan telah berlalu
kita terlelap dalam perjalanan panjang
kadang terengah menapaki bukit terjal
kadang menghela nafas
menuruninya silih berganti
hingga kita mampu melewati dan menikmatinya
bagai cerita novel tak berkesudahan

penyejukku
ijinkan aku menatap beningnya matamu
karena di ketulusanmu
kudapati keteduhan
biarkan aku rebahkan diriku
di kelembutan dan kesabaran hatimu
jika liar, ego dan amarah bisa berubah tanpa harus ada yang terluka

cintaku
aku bukan malaikat yang nyaris sempurna
begitu juga kau
kerap kita berselisih
menghiasi hari dan perjalanan
tapi
itulah dinamika bahtera penuh suka
khilaf
dan noda

cintaku
aku belum bisa menjadi Fatimah Az Zahra
atau menjadi istri yang bijak
atau sahabat yang sangat hangat

aku hanyalah seorang wanita
yang sedang belajar menjadi pelayan Nahkoda
melayanimu dan anak-anak kita
berlayar sampai tepian dermaga
sakinah
mawadah
warohmah

cintaku
pada lembaran ini
aku hanya bisa melukiskan segalanya
meski tak penuh
tapi sarat dengan warna

pada lembaran ini pula
kulantunkan sebuah doa
kita senantiasa dalam
bimbingan dan ridlha-NYa

lima bulan yang lalu
aku putuskan memilihmu
karena taqdir
karena inilah
Allah mempertautkan kita

barakallah
semoga Allah memberkahimu

Rumah Impian, 27 Juni 2010

***
Ternyata puitis juga istriku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.