10 Cara Mengatasi Stres - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Senin, 16 Januari 2017

10 Cara Mengatasi Stres

SuamiBijak.com - Stress merupakan kondisi perasaan tidak enak atau merasa tertekan, baik secara fisik maupun psikologis. Ini disebabkan oleh persoalan yang di luar kendali kita. Stress sendiri adalah respon umum terhadap perubahan bentuknya tergantung persepsi diri tentang persoalan atau perubahan tersebut.

Stress tidak melulu berkonotasi negatif, sebab kita pun membutuhkannya untuk merangsang kemajuan dan kreatifitas.

Namun, tak dipungkiri. Stress bisa berdampak buruk pada kinerja, hubungan social dan keluarga. Bahkan yang paling parah ketika timbul penyakit fisik maupun mental.

Setidaknya harus diupayakan untuk mengelola stress sebagai upaya meminimalisir dampak buruknya.

 10 Cara Mengatasi Stress MEnurut Islam


Berikut 10 Cara Mengatasi (lebih tepatnya mengelola) Stress:

Pertama, Hadapi Kenyataan

Sering kita berdalih ketika stress hadir, mengatakan ‘semua baik-baik saja’. Padahal kita sedang stress. Mengakui stress adalah langkah awal untuk dapat mengelola stress menjadi energy pendorong posistif.

Kedua, Kenali Penyebab Stres

Mengenali sebab dan sumber stress akan memudahkan kita mengambil langkah penanganan yang tepat.

Apakah stress ini disebabkan oleh masalah pekerjaan di kantor?

Karena rutnitas harian?

Karena terlalu banyak beban yang diambil?

Karena komunikasi dengan pasangan terlambat hingga hubungan memburuk?

Atau…

Karena terlalu tinggi menetapkan target?

Jika sudah jelas kita mengenali penyebab stress di atas, maka seyogyalah kita melakukan langkah-langkah perubahan sesuai dengan akar masalahnya.

Ketiga, Terus Mendekat sama Allah

Salah satu dampak stress adalah memunculkan perasaan tidsak senang. Maka, tingkatkan kualitas dan kuantitas hubungan dengan Allah untuk meraih ketenangan hati.

Memperbanyak dizikir, memperbanyak shalat sunnah, memperbanyak shaum, dan memperbanyak tilawah. Cara seperti ini adalah beberapa diantaranya strategi yang efektif dalam mengelola stress menjadi bernilai positif.

Keempat, Melakukan Relaksasi

Begitu Anda mulai merasakan gejala-gejala stress;
- lakukan tarik nafas dalam-dalam dengan hidung, hembuskan perlahan-lahan melalui mulut.
- rilekskan otot-otot tubuh yang kaku dengan melakukan gerakan-gerakan ringan seperti stretching atau putaran sendi.

Langkah ringan ini bisa memberi kesempatan diri kita menekan emosi yang tengah bergolak menjadi reda dan santai.

Kelima, Curahkan Perasaan

Jangan pendam perasaan tidak nyaman seorang diri, karena cara ini bisa menambah efek buruk stress. Badan sakit, pikiran melantur, kinerja kerja pun akan menurun.

Curahkan perasaan tidak nyaman pada keluarga, sahabat, psikolog atau orang lain yang dapat Anda percaya.

Berbagi perasaan pada orang lain, selain melegakan perasaan, juga berpeluang mendapatkan solusi dari masalah.

Keenam, Tuliskan Semua Uneg-uneg

Kalau ada hal-hal yang tidak mungkin Anda ungkapkan pada orang lain, menuliskan uneg-uneg di atas kertas adalah salah satu solusiya.. Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa saat Anda membaca kembali tulisan tersebut, perasaan Anda akan jauh lebih baik.

Kenapa?

Ini disebabkan sebagian besar energi kemarahan, kesedihan atau ketakuatan Anda sudah tercurahkan.

Selanjutnya, robek atau bakar kertas dengan tulisan curhatan Anda itu.

Ketujuh, Bernyanyilah Sekeras-kerasnya?

Menyanyi bisa membantu melegakan perasaan dan menurunkan daya tingkat stress.
Utamakan menyanyikan lagu dengan irama dan syair yang riang. Kalau situasinya memungkinkan, menyanyilah sekeras-kerasnya, lalu hayati lagu dengan suara sepenuh hati.

Energi yang Anda salurkan lewat energi juga mampu meredakan emosi dan menimbulkan perasaan gembira di hati.

Kedelapan, Ganti Suasana

Rutinitas akan menimbulkan juga stress. Maka, untuk mengelolanya, ubahlah rutinitas yang sudah berlangsung selama ini.

Pergilah jalan-jalan, ambil kegiatan baru atau kebiasaan baru. Atau ubahlah posisi perabot rumah Anda secara berkala. Menata ulang perabot rumah tangga akan menjadi terapi mengelola stress Anda.

Kesembilan. Berpikir Positif

Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas maslah dan hidup kita, kecuali diri kita sendiri.

Apakah stress akan menjadi penghancur kehidupan atau pendorong semangat, semua tergantung pada bagaimana cara kita melihat sisi lain dari masalah yang sedang kita hadapi.

Berpikir positif dalam situasi kondisi apapun. "Sesungguhnya dalam setiap kesuliatan, Allah janjikan kemudahan-kemudahan."

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam memotivasi, "Sungguh menakjubkan orang mu'min itu, ketika mendapat kebaikan, mereka bersyukur dan ketika mendapat musibah, mereka senantiasa bersabar."

Kesepuluh, Jangan Ditunda

Jangan tunda stress tumbuh berlarut-larut dalam diri kita. Sebelum sang stress menjadi sumber penyakit fisik dan mental.

Hadapi dan kelola stress sedini mungkin jangan ditunda. Dan selalu menghadapi persoalan hidup dengan menyandarkan sepenuhnya sama Allah Ta'ala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.