Kumpulan Kata Bijak Salman Al Farisi - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Sabtu, 15 April 2017

Kumpulan Kata Bijak Salman Al Farisi

SUAMIBIJAK.COM - Salman Al Faris adalah salah satu dari 124.000 sahabat Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Gurunya sangat bijak, tentu tertular kepada para muridnya (sahabat nabi).

Dalam kitab Al Mukhtar min Kalam Al Akhyar, buah karya As Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani, kata-kata bijaknya direkam.


Perumpamaan Hati dan Jasad

Hati dan Jasad adalah seperti orang buta dan seorang yang lumpuh memasuki kebun. Si Lumpuh berkata kepada Si Buta, "Aku bisa melihat buah-buahan yang ada di kebun ini, tetapi tidak bisa memetiknya. Karena aku lumpuh. Kau tidak melihatnya, tetapi engkau tidak lumpuh. Gendonglah aku!"

Si Buta menggendong Si Lumpuh. lalu, Si Lumpuh dengan gesit memtik buah-buahan itu. Kemudian mereka berdua memakannya.

Jika Ruh dan Jasad bekerjasama untuk bermaksiat kepada Allah, maka keduanya layak untuk mendapat siksa.

Perumpamaan Orang Mu'min di Dunia

Ilmu itu luas, sedangkan umur kita pendek. Oleh karena itu, pilihlah ilmu yang sangat kamu butuhkan bagi agamamu dan tinggalkan yang lain.

Perumpamaan seorang Mu'min di dunia ini adalah seperti seorang pasien di tangan perawatan dokternya. Ketika si pasien menginginkan sesuatu, sang dokter melarangnya. Setelah si pasiean sembuh, barulah sang dokter mengizinkannya.

Begitu pula seorang Mu'min. Terkadang ia menginginkan sesuatu yang dimiliki orang lain, tetapi Allah tidak mewujudkan keinginannya tersebut hingga ia meninggal dunia dan masuk surga. Sebab kalau diberikan di dunia, bisa jadi akan membuat ia tersesat.

3 Hal yang Membuat Heran & 3 Hal yang Membuat Sedih

Salman Al Farisi pernah berkata,

Tiga kelompok manusia yang membuatku heran hingga tertawa:

Pertama, orang yang senantiasa meng-angan-angan-kan dunia, padahal kematian selalu mengejarnya.

Kedua, orang yang lalai, padahal semua perbuatannya tidak akan dilalaikan.

Ketiga, orang yang tertawa, padahal ia tidak tahu, Allah Yang Maha Memelihara alam semesta, murka atau ridha kepadanya.

3 Hal tang membuatku sedih hingga menangis:

Pertama, perpisahan dengan Nabi Muhammad shalallhu 'alaihi wa sallam dan para sahabat beliay.

Kedua, Kedahsyatan hari kiamat.

Ketiga, saat berada di hadapan Allah, aku tidak tahu di mana tempat kembaliku, Surga atau Neraka?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.