Penting Mana: Belajar atau Bermain? - Suami Bijak

Terbaru

Suami Bijak

Bijak Berkeluarga, Bahagia Berumah Tangga

Jumat, 07 April 2017

Penting Mana: Belajar atau Bermain?

SUAMIBIJAK.COM - Kebanyakan dari kita sebagai orang tua menganggap bahwa belajar jauh lebih penting daripada bermain. Alasannya klasik. Karena dengan belajar dipandang satu-satunya untuk mengantarkan anak-anak kita sukses. Kita beranggapan bahwa masa depan yang cerah itu identil dengan sukses dalam berkarier, maka belajar menjadi kegiatan yang dianggap penting. Bisa jadi sama pentingnya dengan bernafas.


Sementara bermain
Bermain dianggap sebagai perbuatan tercela. Sangat identik dengan kemalasan. Banyak dari kita selaku orang tua, khususnya ibu. Merasa bangga kalau anaknya giat belajar. Pola pikirnya memandang bahwa “kesuksesan anak selalu diukur dengan indeks prestasi belajarnya.” Semakin tinggi nilai raportnya, semakin sukseslah anak di mata kita.

Bertahun-tahun kita percaya bahwa kesuksesan akademik itu identik dengan kesuksesan dalam bekerja. Kita pula dipaksa percaya bahwa keberhasilan seseorang itu dilihat dengan tingginya IQ atau Intelligence Qutient.

Bahkan, kita “memaksa” mereka dengan motivasi yang terlihat benar, sejak kecil anak-anak harus bisa baca tulis dan berhitung (calistung) sejak dini, padahal bisa jadi menurut pakar parenting itu adalah salah.  Atau kita sering memaksakan anak kita supaya selalu juara satu di kelasnya. Jika tidak, mereka wajib mengikuti les privat dan bimbingan belajar. 

Tak sedikit pula, kita orang tua sibuk mencari tempat kursus pencarian bakat.  Dengan harapan mereka bisa masuk ke dalam acara “idol-idolan” di televisi. Yang paling miris, kita pasti melihat di tayangan televisi, anak-anak yang berlenggang lenggok, menyanyikan lagu-lagu orang dewasa. Yang belum pantas untuk usia mereka.

Semoga kita semakin bijak dalam mendidik anak bahwa Belajar dan Bermain adalah perbuatan baik jika kita mampu mendampingi anak-anak dengan baik pula.

Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika Anda memetik manfaat dari blog Suami Bijak ini, segera BAGIKAN kepada anggota keluarga, sahabat Anda.
Agar mereka juga mendapat manfaat yang sama.

Hatur nuhun.