//

Ya. Siapa yang tidak pernah me
lakukan kesalahan selain para nabi dan rasul. Kita manusia yang terus melulu melakukan kesalahan dan kekhilafan.


Termasuk melakukan kesalahan sebelum menjadi suami istri. Jujur. Sebejat-bejatnya kita, pasti ingin mendapatkan pasangan hidup rumah tangga yang Sholeh dan Sholehah. Baik, mapan, ganteng/cantik, bertanggung jawab, dan bisa mengerjakan tugas masing-masing.

Kesalahan Selalu Ada, Bahkan Pernah Terjun Ke Dunia Hitam. Cukup Tutup Mulut

Jangan kasih tahu siapa kita, masa suram selama masih perjaka. Pernah melakukan hal-hal yang dilarang Agama apa pun itu.
Stop. Cukup kita dan Allah yang tahu. Jangan sampai pasangan kita tahu. Itu pun kalau kita mengaku bertaubat. Sekali lagi, cukup kita dan Allah yang tahu, tinggal kita berbenah diri menjadi pribadi yang baik.

Jika Kesalahan Kita Tersebar, yang Rugi Bukan Hanya Diri Sendiri. Tapi, semuanya

Jangan merasa berbangga diri ketika kita mengucapkan dalam obrolan ringan sama teman atau bahkan pasangan kita.

"Dulu saya pemabuk, sering main cewek, maling, dll"

Itulah awal dari kehancuran rumah tangga jika pasangannya tidak mengerti dan paham. 

Cepat atau lambat, penilaian dari pasangan akan kendor. Kepercayaan akan kurang. Kecuali kita benar-benar bertaubat. Tidak mengulangi perkara yang madharat itu.

Alangkah lebih baiknya, stop, kunci mulut membicarakan aib diri sendiri.
Karena Allah saja sudah menutupi aib diri kita.

Next article Next Post
Previous article Previous Post