Innalillahi, Mama Sadang Lebak Tutup Usia

SUMIBIJAK.COM - Innalillahi, Mama Sadang Lebak Tutup Usia - Berita duka bagi masyarakat Garut dan para santri atau alumni Pondok Pesantren Riyadhus Shorfiyah. Pasalnya, pengasuh sekaligus pimpinan pesantrennya meninggal dunia.

KH. Ade Rosyid Hidayat (biasa disapa Ceng Ade/Mama Sadang Lebak) meninggal dunia pada jam 06.00 WIB (27/08/2016). Ceng Ade bin Mama Afifudin bin Arnasik adalah tokoh agama kharismatik di Kabupaten Garut.

Berita meninggalnya Mama Sadang Lebak tersiar di media sosial.

Pesantren Sadang Lebak

Pondok Pesantren Riyashus Shorfiyah atau lebih dikenal dengan Pesantren sadang Lebak adalah pesantren salafiyyah (tradisional) yang lebih memfokuskan kepada Ilmu Shorof.

Nama Pesantren Sadang Lebak adalah sebutan yang sangat familiar, karena lokasi pesantren ini di Kampung Sadang Lebak, Wanaraja, Garut.

Bandrek ala Sadang Lebak
Untuk membiayai kehidupan santri setiap hari, Pesantren Sadang Lebak mendidik para santri untuk belajar hidup mandiri. Salah satunya memproduksi Bandrek "Gentong Mas", yang dikelola oleh putra Mama Sadang Lebak, KH. Aceng Hasan, SH.

Kang Ricky: Tularkan Rasa Cinta Sumedang dengan Kaos #ILOVESMD

SUAMIBIJAK.COM - Kang Ricky, Tularkan Rasa Cinta Sumedang dengan Kaos #ILOVESMD - Banyak cara seseorang untuk mencintai tanah kelahirannya. Mengenalkan ke media publik dengan ide-ide kreatif, salah satunya.


Seperti yang dilakukan oleh ayah muda ini, Ricky Noveriawan Suherman. Sosok Suami Bijak ini membuat merchandise bertema Sumedang dengan label #ILOVESMD. Dengan tujuan bagaimana ia mengenalkan Sumedang dalam skala yang lebih luas.

Jika dulu Sumedang terkenal dengan “TAHU”nya atau Cadas Pangeran. Sekarang bisa jadi jadi lain ceritanya. Orang akan mengingat Sumedang dengan Kaos Sumedang-nya, Kaos #ILOVESMD.


Kang Ricky memulai bisnis Kaos Asli Sumedang #ILOVESMD pada tahun 2009. Bermodal keahlian desain grafis secara otodidak, suami dari Ayu Mulyani ini pun pernah mempunyai usaha di bidang konveksi bersama teman-temannya sewaktu kuliah. Maka, tak aneh jika desain-desain kaosnya pun inovatif dan kreatif.




Desain Kaos #CadasPangeran  merupakan siluet dari Patung Cadas Pangeran, salah satu Maskot Kabupaten Sumedang. 

Berbicara tentang Cadas Pangeran tentunya tidak lepas dari nama tokoh yang diceritakan di dalamnya yaitu Pangeran Kornel (sebutan dari Pangeran Kusumah Dinata) dan Herman Willem Daendels, diceritakan sang pangeran berani bersalaman dengan utusan Belanda H.W Daendels dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya bersiap menghunuskan dengan sebuah keris.

Desain Kaos #LinggaSumedang terinspirasi dari Monumen Lingga yang menjadi Landmark Kabupaten Sumedang. Terdapat tepat di puser (pusat) di Alun alun Sumedang.

Monumen Lingga  ini dibangun pada tahun 1922 dan diresmikan oleh Gubernur Jendral Dir Fock sebagai hadiah atas jasa-jasa Pangeran Soeria Atmadja dalam mengembangkan Kabupaten Sumedang di masa lalu. 




Desain yang satu ini sudah pasti sangat familiar. TAHU Sumedang adalah TAHU khas daerah Sumedang, Jawa Barat, yang memiliki cita rasa tersendiri. Jika dibeli dalam jumlah banyak, umumnya menggunakan bongsang (anyaman bambu).

Kaos  #ILOVESMD Dipake Kaka Slank & Rurin

Dengan kualitas kaos terbaik dikelasnya yaitu katun combed 20s (tebal tapi adem), desain yang khas dan sablon yang kuat karena pasca sablon, pantas saja kalau Kaos  #ILOVESMD sangat diminati kaula muda pelanggan setianya, tapi artis-artis seperti Kaka Slank dan Rurin Nirmala pun ikut memakainya.



Bagi Kang Ricky, sebuah karya akan lahir jika ada rasa cinta.

"Rasa Cinta merupakan Rasa yang Tulus dan Ikhlas tanpa berharap pamrih apapun, semoga dengan Cinta semua bisa bersatu membangun Sumedang."